KKL DR H-11




Kegiatan bercocok tanam dirumah sebenarnya bukan hal baru atau pun aneh. Ada beberapa tips mudah untuk melakukan urban farming sendiri di rumah. Bahkan tips-tips di bawah ini akan membantu untuk bercocok tanam dengan cara mudah.


1. Perhatikan wadah untuk menanam
Wadah untuk menanam sudah tentu memiliki peranan penting ketika mulai bercocok tanam di rumah. Ada berbagai pilihan berbeda untuk wadah bercocok tanam di rumah ini. Bila rumah memiliki halaman, maka menanam langsung di tanah bukan pilihan yang salah. Sedangkan di sisi lain, bila tak memiliki ruangan yang cukup atau halaman, maka harus dipikirkan cara lain mendapatkan wadah bercocok tanam di rumah. Bila tak bisa menanam langsung di halaman, bercocok tanam di rumah dengan wadah pot bisa jadi pilihan. Selain pot, juga bisa menggunakan berbagai wadah daur ulang lain. Mulai dari botol dan ban bekas, kaleng, ember, dan lain-lain. Selain itu juga bisa menggunakan sistem wadah bercocok tanam meningkatkan untuk lahan yang benar-benar sempit.



2. Kenali media tanam
Setelah memilih wadah yang tepat untuk menanam, berikutnya merupakan media tanam. Untuk bercocok tanam di rumah, ada beberapa media tanam yang dapat dipilih. Secara umum, media tanam yang ideal merupakan tanah gambus yang subur. Selain tanah gambus yang sudah dicampur pupuk, juga bisa menggunakan sabut kelapa sebagai media tanam.



3. Sistem pengairan
Sistem pengairan ini memastikan tanaman akan tetap mendapatkan kebutuhan air. Sehingga tak perlu khawatir lupa menyiram tanaman saat bercocok tanam di rumah. Cara membuat sistem pengairan ini sendiri juga sangat mudah. Bahkan bisa dilakukan dengan botol yang dilubangi dan diletakan dalam wadah tanaman.



4. Pemilihan tanaman
Pemilihan tanaman merupakan bagian penting dalam urban farming di rumah. Saat ini yang sedang menjadi tren, bercocok tanam di rumah dengan sayur-sayuran. Sering kali jenis sayur yang ditanam merupakan tipe siap saji. Sayuran tipe siap saji seperti selada, kol, tomat, timun, serta beberapa sayur lain seperti tomat, terong, sampai cabe termasuk mudah untuk tumbuh. Tak perlu perawatan khusus untuk sayuran ini bisa tumbuh subur.



5. Pemberian nutrisi tambahan
Seperti juga lainnya, tanaman yang dipilih untuk bercocok tanam di rumah membutuhkan nutrisi tambahan. Pastinya air dan juga nutrisi dari tanah tak akan cukup untuk memastikan tanaman tumbuh subur serta sehat. Untuk itu bisa memberikan nutrisi tambahan sesuai kebutuhan tanaman. Demi memastikan kegiatan bercocok tanam di rumah benar-benar bebas dari penggunaan bahan kimia, nutrisi tambahan bisa didapatkan secara alami.



6. Pastikan anti hama
Hama untuk tanaman memiliki banyak sekali bentuk. Terutama untuk urban farming di rumah. Hama yang bisa datang ke tanaman bisa saja berasal dari tanah, bahkan dari hewan peliharaan. Untuk itu demi suksesnya bercocok tanam di rumah, pastikan tanaman benar-benar terletak di area aman.

https://www.facebook.com/100016396113709/posts/698342117388986/?app=fbl

Demikian tips urban farming dirumah, mudah-mudahan bermanfaat buat penulis dan pembaca sekalian. Aamiin...


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

KKL Hari Ke-5

KKL DR H-4

Kkl ke 8